Minggu, 24 November 2013

Bronkiolitis

Bronkiolitis

 

DEFINISI

Bronkiolitis adalah suatu peradangan pada bronkiolus(saluran udara yang merupakan percabangan dari saluran udara utama), yang biasanya disebabkan oleh infeksi virus.Bronkiolitis biasanya menyerang anak yang berumur di bawah 2 tahun.

PENYEBAB

Penyebabnya adalah RSV(respiratory syncytial virus). Virus lainnya yang menyebabkan bronkiolitis adalah parainfluenza,influenza dan adenovirus.Virus ditularkan melalui percikan ludah.Meskipun pada orang dewasa RSV hanya menyebabkan gejala yang ringan, tetapi pada bayi bisa menyebabkan penyakit yang berat.Faktor resiko terjadinya bronkiolitis:Usia kurang dari 6 bulanTidak pernah mendapatkan ASIPrematurMenghirup asap rokok.

GEJALA

Gejalanya berupa:- batuk- wheezing (bunyi nafas mengi)- sesak nafas atau gangguan pernafasan- sianosis (warna kulit kebiruan karena kekurangan oksigen)- takipneu (pernafasan yang cepat)- retraksi interkostal (otot di sela iga tertarik ke dalam karena bayi berusaha keras untuk bernafas)- pernafasan cuping hidung (cuping hidung kembang kempis)- demam (pada bayi yang lebih muda, demam lebih jarang terjadi).

DIAGNOSA

Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan fisik.Pada pemeriksan dengan stetoskopterdengar wheezing dan ronki.Pemeriksaan lainnya adalah rontgen dada dan analisa gas darah.

PENGOBATAN

Kadang tidak perlu diberikan pengobatan khusus. Terapi suportif terdiri dari- Pemberian oksigen- Udara yang lembab,- Drainase postural atau menepuk dada untuk mengeluarkan lendir- Istirahat yang cukup- Pemberian cairan.Kadang bayi menjadi lelah dan mengalami serangan apneu (henti nafas). Jika hal ini terjadi, dilakukanintubasi dan pemasangan ventilator.Pada bayi yang sangat muda dan sakit berat, kadang diberikan obat anti-virus Ribavirin. Obat ini dapat mengurangi beratnya penyakit dan agar efektif harus diberikan pada awal penyakit.

PROGNOSIS

Setelah 1 minggu, biasanya infeksi akan mereda dan gangguan pernafasan akan membaik pada hari ketiga.Angka kematian kurang dari 1%.Masa paling kritis adalah 48-72 jam pertama.Jarang terjadi bronkiolitis ulang,

PENCEGAHAN

Beberapa tindakan pencegahan pada bronkiolitis:Jangan membawa bayi berumur kurang dari 3 bulan ke tempat umum, terutama jika banyak anak-anakPenderita infeksi saluran pernafasan harus mencuci tangan atau menggunakan masker jika berdekatan dengan bayi.Sumber : www.medicastore.com

Bronkiolitis


DEFINISI


Bronkiolitis adalah suatu peradangan pada bronkiolus(saluran udara yang merupakan percabangan dari saluran udara utama), yang biasanya disebabkan oleh infeksi virus.Bronkiolitis biasanya menyerang anak yang berumur di bawah 2 tahun.


PENYEBAB


Penyebabnya adalah RSV(respiratory syncytial virus). Virus lainnya yang menyebabkan bronkiolitis adalah parainfluenza,influenza dan adenovirus.Virus ditularkan melalui percikan ludah.Meskipun pada orang dewasa RSV hanya menyebabkan gejala yang ringan, tetapi pada bayi bisa menyebabkan penyakit yang berat.Faktor resiko terjadinya bronkiolitis:Usia kurang dari 6 bulanTidak pernah mendapatkan ASIPrematurMenghirup asap rokok.


GEJALA


Gejalanya berupa:- batuk- wheezing (bunyi nafas mengi)- sesak nafas atau gangguan pernafasan- sianosis (warna kulit kebiruan karena kekurangan oksigen)- takipneu (pernafasan yang cepat)- retraksi interkostal (otot di sela iga tertarik ke dalam karena bayi berusaha keras untuk bernafas)- pernafasan cuping hidung (cuping hidung kembang kempis)- demam (pada bayi yang lebih muda, demam lebih jarang terjadi).


DIAGNOSA


Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan fisik.Pada pemeriksan dengan stetoskopterdengar wheezing dan ronki.Pemeriksaan lainnya adalah rontgen dada dan analisa gas darah.


PENGOBATAN


Kadang tidak perlu diberikan pengobatan khusus. Terapi suportif terdiri dari- Pemberian oksigen- Udara yang lembab,- Drainase postural atau menepuk dada untuk mengeluarkan lendir- Istirahat yang cukup- Pemberian cairan.Kadang bayi menjadi lelah dan mengalami serangan apneu (henti nafas). Jika hal ini terjadi, dilakukanintubasi dan pemasangan ventilator.Pada bayi yang sangat muda dan sakit berat, kadang diberikan obat anti-virus Ribavirin. Obat ini dapat mengurangi beratnya penyakit dan agar efektif harus diberikan pada awal penyakit.


PROGNOSIS


Setelah 1 minggu, biasanya infeksi akan mereda dan gangguan pernafasan akan membaik pada hari ketiga.Angka kematian kurang dari 1%.Masa paling kritis adalah 48-72 jam pertama.Jarang terjadi bronkiolitis ulang,


PENCEGAHAN


Beberapa tindakan pencegahan pada bronkiolitis:Jangan membawa bayi berumur kurang dari 3 bulan ke tempat umum, terutama jika banyak anak-anakPenderita infeksi saluran pernafasan harus mencuci tangan atau menggunakan masker jika berdekatan dengan bayi.Sumber : www.medicastore.com

Bronkiolitis

 

DEFINISI

Bronkiolitis adalah suatu peradangan pada bronkiolus(saluran udara yang merupakan percabangan dari saluran udara utama), yang biasanya disebabkan oleh infeksi virus.Bronkiolitis biasanya menyerang anak yang berumur di bawah 2 tahun.

PENYEBAB

Penyebabnya adalah RSV(respiratory syncytial virus). Virus lainnya yang menyebabkan bronkiolitis adalah parainfluenza,influenza dan adenovirus.Virus ditularkan melalui percikan ludah.Meskipun pada orang dewasa RSV hanya menyebabkan gejala yang ringan, tetapi pada bayi bisa menyebabkan penyakit yang berat.Faktor resiko terjadinya bronkiolitis:Usia kurang dari 6 bulanTidak pernah mendapatkan ASIPrematurMenghirup asap rokok.

GEJALA

Gejalanya berupa:- batuk- wheezing (bunyi nafas mengi)- sesak nafas atau gangguan pernafasan- sianosis (warna kulit kebiruan karena kekurangan oksigen)- takipneu (pernafasan yang cepat)- retraksi interkostal (otot di sela iga tertarik ke dalam karena bayi berusaha keras untuk bernafas)- pernafasan cuping hidung (cuping hidung kembang kempis)- demam (pada bayi yang lebih muda, demam lebih jarang terjadi).

DIAGNOSA

Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan fisik.Pada pemeriksan dengan stetoskopterdengar wheezing dan ronki.Pemeriksaan lainnya adalah rontgen dada dan analisa gas darah.

PENGOBATAN

Kadang tidak perlu diberikan pengobatan khusus. Terapi suportif terdiri dari- Pemberian oksigen- Udara yang lembab,- Drainase postural atau menepuk dada untuk mengeluarkan lendir- Istirahat yang cukup- Pemberian cairan.Kadang bayi menjadi lelah dan mengalami serangan apneu (henti nafas). Jika hal ini terjadi, dilakukanintubasi dan pemasangan ventilator.Pada bayi yang sangat muda dan sakit berat, kadang diberikan obat anti-virus Ribavirin. Obat ini dapat mengurangi beratnya penyakit dan agar efektif harus diberikan pada awal penyakit.

PROGNOSIS

Setelah 1 minggu, biasanya infeksi akan mereda dan gangguan pernafasan akan membaik pada hari ketiga.Angka kematian kurang dari 1%.Masa paling kritis adalah 48-72 jam pertama.Jarang terjadi bronkiolitis ulang,

PENCEGAHAN

Beberapa tindakan pencegahan pada bronkiolitis:Jangan membawa bayi berumur kurang dari 3 bulan ke tempat umum, terutama jika banyak anak-anakPenderita infeksi saluran pernafasan harus mencuci tangan atau menggunakan masker jika berdekatan dengan bayi.Sumber : www.medicastore.com
Artikel Terkait

0 komentar:

Posting Komentar

Terimakasih telah memberikan komentar di web ini. Semoga membantu dan bermanfaat.