Profile Penulis

Dalam sebuah perjalan setiap orang pasti mempunya cerita suka dan duka. kami sedikit menyampaikan sekilas perjalanan hidup kami agar dapat menjadi motovasi peserta didik dan orang lain. Sebuah kisah nyata yang benar benar terjadi dan kami alami.

Sholat Berjamaah

Selain menjarkan tentang materi pendidikan seorang guru juga di tuntuk untuk mengajarkan kebiasaan yang baik tentang keagamaan. Dengan membiasakan anak sholat berjamaah di masjid akan membentuk karakter anak yang baik..

Pembelajaran Berbasis Tehnologi dan Informasi

Perkembangan tekhnologi di dunia ini semakin cepat. Seorang pendidikan di wajibkan mengikutu perkembangan tekhnologi pendidikan khusus nya dalam pengajaran.Manfaat menggunakan tehnologi pendidikan sangat banyak sekali

Pembelajaran Pendekatan Saintifik

Untuk meningkatkan prestasi siswa siswi banyak sekali pendekatan dan metode pembelajaran yang di gunakan. Salah satu pendekatan yang kami gunakan yaitu pendekatan Saintifik. Pembelajaran pendekatan Saintifik yaitu kegiatan yang dilakukan melalui proses mengamati, menanya, mencoba, mengasosiasi, dan mengomunikasikan.

Pendampingan Bakat dan Minat

Dalam sekolah/ pendidikan walau status kita bukan seorang guru olah raga kita boleh membantu guru olah raga untuk meningkatkan kelebihan kepada siswa kita. salah satunya asalah dengan memberikan tehnik tehnik bermain sepak bola. dalam memberikan tehnik tentunya kita harus berkoordinasi dengan guru sepak bola untuk bisa saling berkolaborasi.

Senin, 27 Desember 2010

Pengertian Bangun Datar

Bangun datar adalah bagian dari bidang datar yang dibatasi oleh garis-garis lurus atau lengkung (Imam Roji, 1997)


Bangun datar dapat didefinisikan sebagai bangun yang rata yang mempunyai dua demensi yaitu panjang dan lebar, tetapi tidak mempunyai tinggi atau tebal (Julius Hambali, Siskandar, dan Mohamad Rohmad, 1996)


Berdasarkan pengertian tersebut dapat ditegaskan bahwa bangun datar merupakan bangun dua demensi yang hanya memiliki panjang dan lebar, yang dibatasi oleh garis lurus atau lengkung.

Peranan Alat Peraga dalam Pembelajaran Matematika

Peranan Alat Peraga dalam Pembelajaran Matematika


Proses pembelajaran akan menarik bila dalam proses belajar mengajar  menggunakan alat peraga. Meskipun penggunaan alat peraga menimbulkan berbagai pendapat dan pandangan, tetapi perbedaan tersebut akan menambah perbendaharaan pengetahuan bagi kita. Penggunaan alat peraga sangat berperan dalam penyampaian materi pelajaran bagi pendidik. Dengan harapan alat peraga akan memperjelas tentang materi yang disampaikan / diajarkan.

Pengertian Bilangan Bulat

Pengertian Bilangan Bulat.


Karim, dkk (1997:83) mengatakan bahwa hanya dengan memiliki pengetahuan tentang bilangan cacah saja kita belum mampu menjawab masalah baik dalam matematika maupun masalah komputasi dalam kehidupan sehari-hari. Dengan kata lain, himpunan bilangan cacah memiliki kekurangan. Sebagai contoh, tak ada bilangan cacah yang membuat kalimat “ 7 + y = 5 “ atau “ 8 + x = 0” menjadi pernyataan yang bernilai benar.

Rabu, 22 Desember 2010

Pengertian Menulis

Kemampuan  yang  dimiliki  setiap  individu  berbeda-beda. Setiap  kemampuan  saling  berhubungan  membentuk  suatu  tindakan.


Akhmad Sudrajat dalam http://www.akhmadsudrajat. wordpress.com/008/01/25/kemampuan-individu/ membagi  kemampuan  menjadi  dua  jenis,  yaitu:     a) actual  ability,  dan  b)  potential  ability.  Actual  ability atau kecakapan  nyata  merupakan  kecakapan  yang  diperoleh  karena  belajar yang  dapat  segera

Pengertian Kemampuan

Di  dalam  kamus  bahasa  Indonesia,  kemampuan  berasal  dari kata  “mampu”  yang  berarti  kuasa  (bisa,  sanggup,  melakukan  sesuatu, dapat,  berada,  kaya,  mempunyai  harta  berlebihan).  Kemampuan adalah  suatu  kesanggupan  dalam  melakukan  sesuatu.  Seseorang dikatakan  mampu  apabila  ia  bisa  melakukan  sesuatu  yang  harus  ia lakukan.


Menurut  Chaplin ability (kemampuan,

Pengertian Abakus

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (2002: 1) menyatakan bahwa ”abakus : dekak-dekak : sempoa”. Abakus adalah lempeng datar di atas kepala tiang dengan pinggiran cekung.  Abakus biji atau dekak-dekak adalah salah satu media pengajaran matematika yang dapat digunakan untuk menjelaskan konsep atau pengertian nilai tempat suatu bilangan (satuan, puluhan, ratusan, ribuan) serta operasi penjumlahan dan pengurangan (Ruseffendi, 1997: 261).


David Glover (2006: 4) menambahkan bahwa

Pengertian Penjumlahan

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (2002: 480) menyatakan bahwa “penjumlahan adalah proses, cara, perbuatan menjumlahkan”. Sedangkan menurut Kamus Besar Poerwadarminta (1983: 425) menyatakan bahwa “penjumlahan adalah hal menjumlahkan”. David Glover (2006: 4) menambahkan bahwa “penjumlahan adalah cara menemukan jumlah total dua bilangan atau lebih. Tanda “+” dalam penjumlahan menunjukkan bahwa bilangan-bilangan tersebut dijumlahkan”.

Pengertian Bilangan Cacah

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (1990:116) “bilangan cacah adalah satuan dalam sistem matematis yang abstrak dan dapat diunitkan, ditambah atau dikalikan”. “Himpunan bilangan cacah” adalah himpunan yang semua unsur-unsurnya bilangan cacah {0, 1, 2, 3, 4, 5, ….}. (Cholis Sa’dijah, 2001: 93).


Menurut Muchtar A. Karim, Abdul Rahman As’sari, Gatot Muhsetyo dan Akbar Sutawidjaja (1997: 99) mengemukakan bahwa bilangan cacah dapat didefinisikan sebagai bilangan yang digunakan untuk menyatakan cacah anggota suatu himpunan. Jika suatu himpunan yang karena alasan tertentu tidak mempunyai anggota sama sekali,

Pengertian Pembelajaran Kooperatif

Pengertian Pembelajaran Kooperatif


Pembelajaran kooperatif (Cooperative Learning) adalah pendekatan pembelajaran yang berfokus pada penggunaan kelompok kecil siswa untuk bekerja sama dalam memaksimalkan kondisi belajar untuk mencapai tujuan belajar (Sugiyanto 2008: 35).


Dalam Eurasia Journal of Mathematics, Science & Technology Education, 2007, 3(1), 35-39, disebutkan sebagai berikut:

Senin, 20 Desember 2010

Buku BSE Kelas 5

Buku BSE Kelas 5. Saat ini perlu dii kembangkan penyampaian materi terutama dalam pembelajaran. Maka dari itu kami berusaha untuk mempublikasikan Buku BSE secara On Line. untuk mendapatkan bukunya silahkan klik pada judulnya, semoga bisa bermanfaat bagi kita semua.

KELAS 5 SD

Buku BSE Kelas5

Kamis, 16 Desember 2010

Pengertian Belajar

Muhammad Ali (1990: 58) mengatakan, ”Belajar merupakan suatu proses yang berlangsung pada diri seseorang dalam upaya memperoleh pengalaman dan struktur kognitif baru”.


Bell Gredler (1986) mengatakan, ”Belajar sebagai proses memperoleh berbagai kemampuan, ketrampilan dan sikap merupakan tahapan perubahan seluruh tingkah laku individu yang relatif menetap sebagai hasil pengalaman dan interaksi dengan lingkungannya yang melibatkan proses kognitif”.

Kelebihan dan Keterbatasan Media Gambar

Menurut Basuki dan Farida (2001: 42), mengemukakan kelebihan dan keterbatasan media gambar, yaitu:


Kelebihan media gambar:


1)      Umumnya murah harganya


2)      Mudah didapat


3)      Mudah digunakan


4)      Dapat memperjelas suatu masalah


5)      Lebih realistis


6)      Dapat membantu mengatasi keterbatasan pengamatan

Fungsi dan Nilai Media Gambar

Media gambar untuk membantu guru dan siswa dalam pelaksanaan proses belajar mengajar, tidak terkecuali untuk anak-anak Sekolah Dasar. Secara umum fungsi media gambar menurut Basuki dan Farida (2001: 42) yaitu:


1)      Mengembangkan kemampuan visual


2)      Mengembangkan imanijasi anak


3)      Membantu meningkatkan kemampuan anak terhadap hal-hal yang abstrak atau peristiwa yang tidak mungkin dihadirkan di dalam kelas


4)      Mengeningkan kreativitas siswa

Pengertian Media Gambar

Menurut Oemar Hamalik (1986:43) berpendapat bahwa “ Gambar adalah segala sesuatu yang diwujudkan secara visual dalam bentuk dua dimensi sebagai curahan perasaan atau pikiran”. Sedangkan dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (2001: 329) “ Gambar adalah tiruan barang, binatang, tumbuhan dan sebagainya.”


Menurut Arief Sadiman, Dkk (2003: 28-29): Media grafis visual sebagimana halnya media yang lain. Media grafis untuk menyalurkan pesan dari sumber ke penerima pesan. Saluran yang dipakai menyangkut indera penglihatan. Pesan yang akan disampikan dituangkan ke dalam simbol-simbol komunikasi visual. Simbol-simbol tersebut perlu dipahami benar artinya agar proses penyampian pesan dapat berhasil dan efisien.

Fungsi dan Manfaat Media Pendidikan

Menurut Hamalik yang di kutip Azhar Arsyad (2002: 15) mengemukakan bahwa “Pemakaian media pembelajaran dalam proses belajar mengajar dapat membangkitkan keinginan dan minat yang baru, membangkitkan motivasi dan rangsangan kegiatan belajar, dan bahkan membawa pengaruh-pengaruh psokologis terhadap siswa.”


Sedangkan menurut Basuki Wibawa dan Farida Mukti (1992: 13) mengemukakan bahwa ”Media dapat digunakan dalam proses belajar mengajar dengan dua arah cara, yaitu sebagai alat bantu mengajar dan sebagai media belajar yang dapat digunakan sendiri oleh siswa.”

Ciri- Ciri Media Pendidikan

Gerlach dan Ely dalam bukunya Azhar Arsyad (2002: 12) mengemukakan tiga ciri media yang merupakan petunjuk mengapa media digunakan dan apa – apa saja yang dapat dilakukan oleh media yang mungkin tidak mampu (atau kurang efisien) melakukannya.


1) Ciri Fiksatif (Fixative Property)


Ciri ini meggambarkan kemampuan media merekam, menyimpan, melestarikan, dan merekonstruksi suatu peristiwa atau objek. Peristiwa yang kejadiannya hanya sekali (dalam satu decade atau satu abad) dapat diabadikan dan di susun kembali untuk keperluan pembelajaran.


2) Ciri Manipulatif ( Manipulatif Property )


Transformasi suatu kejadian atau objek dimungkinkan karena media memiliki ciri manipulatif. Kejadian yang memakan waktu berhari-hari dapat disajikan kepada siswa dalam waktu dua atau tiga menit dengan teknik pengambilan gambar. Kemampuan media dari ciri manipulatif memerlukan perhatian sungguh-sungguh karena apabila terjadi kesalahan dalam pengaturan kembali urutan kejadian atau pemotongan bagian-bagian yang salah, maka akan terjadi pula kesalahan penafsiran yang tentu saja akan membingungkan dan bahkan menyesatkan sehingga dapat mengubah sikap mereka kearah yang tidak diinginkan.


3) Ciri Distributif (Distributif Property)


Ciri distributif dari media memungkinkan suatu objek atau kejadian ditransformasikan melalui ruang dan secara bersamaan kejadian tersebut disajikan kepada sejumlah besar siswa dengan stimulus pengalaman yang relatif sama mengenai kejadin itu.

Pengertian Media

Banyak sekali definisi tentang media antara lain adalah menurut Gerlach dan Ely yang dikutip Azhar Arsyad (2002: 3) menyatakan bahwa “Media apabila dipahami secara garis besar adalah manusia, materi, atau kejadian yang membangun kondisi yang membuat siswa mampu memperoleh pengetahuan, keterampilan, atau sikap”.


Batasan tersebut juga dikemukakan oleh ahli yang sebagian di antaranya akan diberikan berikut ini. AECT (Assosiation Of Education and Communication Technolog, 1997) dalam bukunya Azhar Arsyad (2002: 3)  memberi batasan tentang media adalah “Sebagai segala bentuk dan saluran yang digunakan untuk menyampaikan pesan atau informasi.”

Pengertian Globalisasi

Globalisasi menurut John Huckle dalam Miriam Steiner (1996) dalam Sarmino, dkk (2005: 3) adalah suatu proses dengan mana kejadian, keputusan dan kegiatan di salah satu bagian dunia menjadi suatu konsekuensi yang signifikan bagi individu dan masyarakar di daerah yang jauh. Albrow dalam Yaya (1998) dalam Sarmino, dkk (2005: 3) mengemukakan bahwa globalisasi adalah “.....Keseluruhan proses dimana manusia di bumi ini diinkorporasikan (di masukkan) ke dalam masyarakat dunia tunggal, masyarakat global. Karena proses ini bersifat majemuk, maka kita pun memandang globalisasi di dalam kemajemukan”.

Pengertian Pemahaman

Pemahaman berasal dari kata paham yang mempunyai arti mengerti benar, sedangkan pemahaman merupakan proses perbuatan cara memahami  (Em Zul, Fajri & Ratu Aprilia Senja, 2008 : 607-608)


Pemahaman berasal dari kata paham yang artinya (1) pengertian; pengetahuan yang banyak, (2) pendapat, pikiran, (3) aliran; pandangan, (4) mengerti benar (akan); tahu benar (akan); (5) pandai dan mengerti benar. Apabila mendapat imbuhan me- i menjadi memahami, berarti : (1) mengerti benar (akan); mengetahui benar, (2) memaklumi. Dan jika mendapat imbuhan pe- an menjadi pemahaman, artinya (1) proses,

Senin, 13 Desember 2010

Tentang Indoleaks

Indoleaks adalah Wikileaks nya Indonesia, hmmm. Situs yang beralamat di www.indoleaks.org ini muncul seiring pemberitaan yang semakin heboh mengenai Wikileaks. Ikut-ikutan tenar juga ato gimana yah :). Yang jelas Indonesia memang orangnya kreatif-kreatif. Seperti diketahui Wikileaks adalah situs yang memberitakan semua dokumen-dokumen rahasia berbagai negara termasuk Indonesia.

Perkembangan Dunia Pendidikan Saat Ini

Dalam 3 – 4 dasa warsa ini kebutuhan dan perkembangan dunia pendidikan di Indonesia sepertinya sangat mencengangkan

Pada era tahun 70-an, ketika saya masih dalam usia pasca Balita, pendidikan dasar yang sangat umum dikenal adalah Sekolah Dasar (SD) yang merupakan perkembangan dari Sekolah rakyat (SR).

Masih sangat jarang dijumpai pendidikan pra SD atau Taman Kanak-Kanak ( TK ). Kalaupun ada, itupun terbatas di kota-kota besar atau hanya untuk orang-orang yang bener-bener berduit dan pejabat.
Lha wong SD saja yang jumlahnya bisa dihitung dengan jari, untuk cari murid terkadang harus pakai pengarahan dan bujukan.

Bisa jadi, memang tidak ada biaya masuk Taman Kanak-Kanak atau bisa jadi memang belum butuh. Soalnya waktu itu Kanak-Kanak masih bisa bermain dengan leluasa.

Dua SMA di Purwokerto di Ancam BOM

PURWOKERTO - Dua Sekolah menengah atas (SMA)  di Kota Purwokerto yang diteror bom itu adalah SMA Negeri 5 dan SMA Negeri 2. Kepala Tata Usaha SMA Negeri 5 Purwokerto, Saptorini saat dikonfirmasi Rasika mengungkapkan, ancaman bom disampaikan pelaku melalui sms yang diterima beberapa guru dan seorang siswa. Dalam ancamannya, pelaku mengaku telah memasang bom di SMA 5 dan SMA 2


"itu disampaikan melalui sms. Tapi sudah ditindaklanjuti oleh Polres. Isi ancamannya hanya peringatan bahwa telah diletakkan bom diruangan- ruangan di SMA Negeri 2 dan SMA Negeri 5.