Rabu, 22 Desember 2010

Pengertian Pembelajaran Kooperatif

Pengertian Pembelajaran Kooperatif


Pembelajaran kooperatif (Cooperative Learning) adalah pendekatan pembelajaran yang berfokus pada penggunaan kelompok kecil siswa untuk bekerja sama dalam memaksimalkan kondisi belajar untuk mencapai tujuan belajar (Sugiyanto 2008: 35).


Dalam Eurasia Journal of Mathematics, Science & Technology Education, 2007, 3(1), 35-39, disebutkan sebagai berikut:


“Cooperative learning is generally understood as learning that takes place in small groups where students share ideas and work collaboratively to complete a given task. There are several models of cooperative learning that vary considerably  from each other” (Slavin, 1995). “Pembelajaran kooperatif secara umum dipahami sebagai pembelajaran yang terjadi dalam kelompok kecil dimana siswa berbagi ide dan bekerja sama menyelesaikan suatu soal. Ada beberapa model pembelajaran kooperatif yang berbeda satu samalainnya”(http://www.ejmste.com/v3n1/EJMSTEv3n1_Zakaria&Iksan.pdf  17/02/2010).


Sedangkan menurut Slavin (1997) pembelajaran kooperatif, merupakan metode pembelajaran dengan siswa bekerja dalam kelompok yang memiliki kemampuan heterogen. Pembelajaran kooperatif atau cooperative learning mengacu pada metode pengajaran, siswa bekerja bersama dalam kelompok kecil saling membantu dalam belajar(anwarholil.blogspot.com/pendidikan-inovatif.htm, 06/01/2010).


Berdasarkan definisi - definisi di atas dapat disimpulkan bahwa pembelajaran kooperatif (cooperative leraning) adalah model pembelajaran yang menggunakan kelompok - kelompok kecil dimana siswa dalam satu kelompok saling bekerja sama memecahkan masalah untuk mencapai tujuan pembelajaran.


Model pembelajaran kooperatif dikembangkan untuk mencapai setidak­tidaknya tiga tujuan pembelajaran yang disarikan dalam Ibrahim, dkk (2000:7‑8) sebagai berikut:


1)      Meskipun pembelajaran kooperatif meliputi berbagai macam tujuan sosial, tetapi juga bertujuan untuk meningkatkan kinerja siswa dalam tugas‑tugas akademik. Beberapa ahli berpendapat bahwa model ini unggul dalam membantu siswa memahami konsep‑konsep yang sulit. Model struktur penghargaan kooperatif juga telah dapat meningkatkan penilaian siswa pada belajar akademik dan perubahan norma yang berhubungan dengan hasil belajar.


2)      Penerimaan yang luas terhadap orang yang berbeda menurut ras, budaya, kelas sosial, kemampuan, maupun ketidakmampuan. Pembelajaran kooperatif memberikan peluang kepada siswa yang berbeda latarbelakang dan kondisi untuk bekerja saling bergantung satu sama lain atas tugas­-tugas bersama, dan melalui penggunaan struktur penghargaan kooperatif, belajar untuk menghargai satu sama lain.


3)      Tujuan penting ketiga dari pembelajaran kooperatif adalah mengajarkan kepada siswa keterampilan kerjasama dan kolaborasi. Keterampilan ini penting karena banyak anak muda dan orang dewasa masih kurang dalam keterampilan sosial (anwarholil.blogspot.com/pendidikan-inovatif.htm, 06/01/2010).


Ada banyak keuntungan penggunaan pembelajaran kooperatif. Diantaranya adalah sebagai berikut:


1)      Meningkatkan kepekaan dan kesetiakawanan sosial.


2)      Memungkinkan para siswa saling belajar mengenai sikap, ketrampilan, informasi, perilaku sosial, dan pandangan – pandangan.


3)      Memudahkan siswa melakukan penyesuaian sosial.


4)      Memungkinkan terbentuk dan berkembangnya nilai – nilai sosial dan komitmen.


5)      Menghilangkan sifat mementingkan diri sendiri atau egois.


6)      Membangun persahabatan yang dapat berlanjut hingga masa dewasa.


7)      Berbagai ketrampilan sosial yang diperlukan untuk memelihara hubungan saling membutuhkan dapat diajarkan dan dipraktekkan.


8)      Meningkatkan rasa saling percaya kepada sesama manusia.


9)      Meningkatkan kemampuan memandang masalah dan situasi dari berbagai perspektif.


10)  Meningkatkan kesediaan menggunakan ide orang lain yang dirasakan lebih baik.


11)  Meningkatkan kegemaran berteman tanpa memandang perbedaan kemampuan, jenis kelamin, normal atau cacat, etnis, kelas sosial,agama, dan orientasi tugas (Sugiyanto, 2008: 41-42).

Artikel Terkait

42 komentar:

  1. mohon ijin copy,....

    BalasHapus
  2. ijin copy mas,boleh tau nama aslinya siapa?buat jadi kutipan d skripsi saya
    mohon email saya aja makasi

    BalasHapus
  3. ok...
    y boleh mb,, silahkan,,,,

    BalasHapus
  4. copi mas yaaa ? buat bikin makalah

    BalasHapus
  5. pak guru mohon izin tuk ngopy yah buat tugas

    BalasHapus
  6. silahkan semoga bermanfaat mz,,,

    BalasHapus
  7. ASLMKM..PAK GURU..SAYA MOHON IJIN COPY YAH..KIRIMIN KUTIPANNYA YA PAK KE EMAIL SAYA BUAT BAHAN SKRIPSI,,MKASIH PAK

    BalasHapus
  8. mksh infony.. :) manfaat sekali.. ^^

    BalasHapus
  9. http://fun.lili2d.com/video/?Aq22qyy

    BalasHapus
  10. Arnoldus Janssen9 Agustus 2012 04.08

    pak Guru, saya ijin mengopi tulisan bapak ya. thanx atas informasinya

    BalasHapus
  11. silahkan asal di cantumkan sumbernya

    BalasHapus
  12. Assalamu'alaikum, saya izin copy ya pak guru, dan minta kutipannya tlong dkirim ke e-mail saya, ini untuk bahan skripsi saya. Terimakasih bnyak sblumnya. Wass,,,

    BalasHapus
  13. walaikumsalam wr wb
    silahkan mb,,,

    BalasHapus
  14. askm wr wb
    thanks for nice info

    BalasHapus
  15. walaikumsalam wr wb
    thanks,,,very much,,,

    BalasHapus
  16. silahkn yg pnting sumber di tulis

    BalasHapus
  17. mksh yea,,,,,,,
    materinya kirta kopi,,gpp khann...

    BalasHapus
  18. silahkan yg penting di cantumkan sumbernya,,,

    BalasHapus
  19. Ass.. Izin copi Pak

    BalasHapus
  20. wss
    silahkn yg pnting cntumkn smbernya

    BalasHapus
  21. pak buku yang isinya pembelajaran koperatif judulnya apa ya???

    BalasHapus
  22. maturnuhun info Nya mas Bro!!!!

    BalasHapus
  23. Oya,, saya mau nanya pak,,,
    pembelajaran kooperatif kan kebanyakan dibuat oleh orang barat???

    Sebagai bangsa Indonesia kenapa kiblat pendidikan kita itu justru cenderung kebarat-baratan???
    mengapa tidak dari arab ato timur tengah ato mungkin malah mempelajari dari bangsa Indonesia sendiri????

    BalasHapus
  24. klo pngen maju,, coba anda menemukan metode pembelajaran yg tepat lakukan penelitian kemudian publikasikan,,, biar bs qt gunakan mz,,

    BalasHapus
  25. makasi pak guru,, atas ijingkan untuk copy. Adu..........pak guru kami mintah kutipannya ka? kirim ke gmail saya terimahkasi sebelumnya.

    BalasHapus
  26. ijin copy mas.... bisa kasih kutipan n nama lengkapnya ms? untuk bahan buat tugas UAS.... bisa di emailkan?
    trimakasih banyak sebelumnya

    BalasHapus
  27. silahkan yg penting cantumkan sumbernya,,,

    BalasHapus
  28. silahkan,,, yg penting di cantumkan sumbernya,,,

    BalasHapus
  29. nonik gusrianti27 April 2013 01.56

    pak guru,saya mau tanya pembelajaran kooperatif ini masuk skill apa pak guru,skill reading,listening,ato writing pak guru.

    BalasHapus
  30. cius nih,,,? berat loh jd guru sejati bisa2 ga sempet ngurusin keluarga,,? ya ane doain ya,,

    BalasHapus
  31. semuanya masuk tergantung caranya,,

    BalasHapus
  32. trimakasih,, memang seperti itu mz,,

    BalasHapus
  33. jazakalloh khoiron katsir . . .

    BalasHapus

Terimakasih telah memberikan komentar di web ini. Semoga membantu dan bermanfaat.