Rabu, 14 Mei 2014

Tips Menghindari Skimming ATM

Kasus skimming kartu
Automated Teller Machine (ATM) kembali ramai
diperbincangkan, terutama sejak ribuan nasabah
PT. Bank Mandiri Tbk menjadi korban. Skimming
adalah pencurian informasi seperti nomor PIN dan
akun nasabah melalui mesin ATM.
Menurut pakar keamanan, Robert Siciliano,
skimming bukan lagi hal baru karena telah ada
sejak 10 tahun yang lalu. Hal yang berubah
adalah teknologi yang digunakan penjahat
menjadi lebih baik setiap tahunnya. Karena itu
konsumen diimbau untuk selalu berhati-hati.
Pada dasarnya, pelaku skimming ATM
menggunakan dua perangkat untuk mengetahui
PIN dan data kartu. Satu perangkat diletakkan di
dekat Anda memasukkan kartu ATM, kemudian
membaca garis magnetik dan nomor akun. Selain
itu biasanya juga terdapat kamera tersembunyi
untuk mengetahui PIN.
"Penjahat bisa mendapatkan data secara real
time . Mereka bisa saja berada di dalam mobil
dengan laptop untuk mengakses perangkat
tersebut," jelas Siciliano.
Skimming ATM ini tentu merugikan para nasabah.
Jika tidak ingin menjadi salah satu korban, coba
ikuti tips ini sebagaimana dilansir
laman Bankrate , Rabu (14/5/2014).
1. Hati-hati saat menekan PIN
Meski tidak ada orang lain saat berada di ATM,
Anda tetap harus selalu waspada. Kamera
tersembunyi bisa saja sedang memantau
aktivitas, termasuk mengetahui password Anda.
Karena itu, saat menekan PIN ATM, Anda harus
menutupnya dengan tangan. Hal ini bisa
mencegah pencuri mengetahui PIN Anda.
2. Perhatikan lokasi ATM
Hindari menggunakan ATM di daerah redup dan
malam hari. Hindari ATM di toko-toko ritel atau
restoran, hal ini karena perangkat skimming
pernah ditemukan di ATM yang berada di sebuah
toko populer di Florida.
Selain itu, ATM di bandara juga rentan terhadap
aksi pencurian. ATM yang berada di luar Bank
juga menjadi target pencuri. Sebaiknya juga
jangan terlalu sering ke ATM. "Semakin sering ke
ATM, maka akan ada resiko," kata Siciliano.
3. Periksa saldo rekening secara teratur
Anda harus memeriksa saldo rekening secara
teratur. Dengan begitu Anda bisa segera
mengetahui jika ada transaksi penarikan uang
yang aneh. Pengguna kartu kredit biasanya lebih
mudah mengetahui bahwa telah menjadi korban
kejahatan. Karena tagihan kartu kredit biasanya
selalu dikirimkan secara teratur.
4. Perhatikan kondisi ATM
Anda harus memperhatikan dengan seksama ATM
untuk memastikan keaslian slot kartu dan bukan
tempelan. Terutama ketika sejumlah orang
merasakan keanehan ketika memasukkan kartu ke
ATM.
"Ini semua tentang kesadaran, memperhatikan,
dan memahami resiko, karena semua ATM rentan
terhadap penipuan," ungkap Siciliano.

Artikel Terkait

0 komentar:

Posting Komentar

Terimakasih telah memberikan komentar di web ini. Semoga membantu dan bermanfaat.