Tuesday, October 26, 2010

Contoh Pembuatan Studi Kasus

Suprapti, Guru kelas II


Hari selasa, saat pelajaran IPS bu Prapti akan memberikan materi pada anak- anak tentang silsilah keluarga. Waktu pelajaran adalah 2 x 35 menit. Setelah mengutarakan tujuan yang akan dibahas hari ini, bu Prapti mengajukan pertanyaan pada para siswa untuk mengawali pelajaran.


“ Anak- anak tentunya kalian mempunyai keluaga di rumahkan,,?”


“ iya bu, punya.” Jawab semua siswa srentak.


“ Coba kalian sebutkan siapa saja yang dirumah kalian yang masuk dalam anggota keluarga !”


“ Ada ayah, ibu, adik, kakak, kakek, nenek” Jawab para siswa bersahut- sahutan.


Kemudian bu Prapti menempelkan bagan dan foto silsilah keluarga. Anak- anak mengamati sambil menyimak penjelasam dari bu Prapti. Sesekali bu Prapti melemparkan pertanyaan kepada siswa dan pertanyaan dijawab dengan benar.  Bu Prapti mengakhiri penjelasan dengan memberikan pertanyaan pada siswa “ apakah kalian sudah mengerti semua tentang silsilah keluarga yang sudah ibu jelaskan,,?” Tanya bu Prapti.


“ Sudah bu”, jawab anak- anak serentak.


“ kalau masih ada yang kurang jelas atau bingung, anak- anak boleh bertanya ”


“ tiadak ada bu”, jawab anak- anak lagi secara serentak.


Bu Prapti memberikan tugas kepada siswa agar dikerjakan sendiri- sendiri. Bu Prapti yakin, pasti nialai anak- anak memuaskan karena anak- anak berhasil menjawab pertanyaan yang tadi di lemparkan. Tugas yang diberikan juga sama dengan tugas yang di jelaskan bu Prapti, hanya saja diganti nama- nama pada bagan silsilah keluarrga.


Setelah semuanya selesai, pekerjaaan di kumpulkan dan setelah di koreksi ternyata hasilnya mengecewakan, hampir 60% siswa mendapatkan nilai hasil evaluasinya di bawah rata- rata.



Rumusan Masalah




  1. Apakah model pembelajaran yang digunakan bu Prapti sudah tepat?

  2. Apakah kelemahan dan kelebihan model pembelajaran yang digunakan oleh bu Prapti?

  3. Apakah bu Prapti sudah mengadakan pendekatan secara individu terutama pada anak- anak yang belum jelas?

  4. Bagaimana langkah- langkah pembelajaran yang sesuai pada kasus bu Prapti?

  5. Supaya pembelajaran bu Prapti tuntas, metode apakah yang tepat digunakan?


BAB II


Penyelesaian Kasus


 


 


Langkah- langkah pembelajaran yang tepat untuk bu Prapti adalah sebagai berikut  :




  1. Kegiatan Pendahuluan

    1. Guru mengucapkan salam

    2. Berdoa dipimpin oleh ketua kelas

    3. Guru mengabsen siswa

    4. Apersepsi  : Guru menujukkan bagan dan foto silsilah keluarga.




 




  1. Penggunaan Media

    1. Guru menggunakan media berupa  gambar bagan silsilah keluarga beserta foto.

    2. Guru sudah menyediakan media dengan baik hanya penggunaannya kurang maksimal, seharusnya penjelasan tidak hanya satu kali.




 




  1. Pelaksanaan Kegiatan Inti

    1. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran.

    2. Siswa mengamati gambar yang telah dipasang oleh guru

    3. Siswa menyimak penjelasan dari guru.

    4. Siswa menjawab pertanyaan dari guru

    5. Guru membagikan LKS

    6. Siswa mengerjakan tugas individu dari guru




 




  1. Kegiatan Penutup

    1. Siswa mengumpulkan hasil kerja LKS

    2. Siswa menyimpulkan materi dengan bimbingan guru

    3. Guru memotovasi siswa

    4. Guru mengucapkan salam penutup.




 


 


 


 


 


 


BAB III


Sistematis Pemecahan Masalah


 




  1. Strategi oembelajaran yang digunakan masih bersifat konvensional

  2. Supaya pembelajaran tuntas metode yang digunakan sebaiknya :


-      Bermain berpasangan


-      Ceramah


-      Penugasan




  1. Alat peraga yang sebaiknya digunakan adalah bagan silsilah keluarga dan foto yang disertai dengan keterangannya agar siswa lebih paham.

  2. Hasil akhir yang diperoleh kurang memuaskan karena sebagian siswa kurang memperhatikan penjelasan guru.

  3. Sebaiknya guru berkeliling mengawasi pekerjaan siswa.


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


BAB IV


Analisis


 


 




  1. Guru


Klebihan dan kelemahan pembelajaran bu Prapti   :


Kelemahan


-      Pemakaina metode pembelajaran terkesan masih bersifat Konvesional (ceramah dan penugasan )


-      Alat peraga kurang lengkap sehingga membingngungkan siswa


-      Penyampaian materi kurang jelas


-      Guru kurang mengkondisikan siswa


Klebihan


-      Sudah ada Apersepsi


-      Guru sudah menyampaikan tujuan pembelajaran


-      Guru sudah mengkoreksi tugas siswa


-      Guru sudah membentuk alat peraga meskipun kurang jelas


 




  1. Siswa


-      Siswa kurang memperhatikan penjelasan guru karena bosan dengan kegiatan yang monoton ( tidak ada varisi )


-      Daya tangkap siswa kurang


-      Alat peraga yang digunakan kurang lengkap sehingga membingungkan siswa


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 


BAB V


Solusi Akhir


 


 


Strategi yang digunakan bu Prapti saat pembelajaran masih konvensional yaitu terlalu banyak ceramah. Anak- anak seusia kelas II masih banyak memerlukan contoh pembelajaran. Sebelum ada pelajaran IPS, sebaiknya guru menyuruh siswa untuk balajar dirumah terlebih dahulu sehingga siswa mempunyai sedikit gambaran tentang materi yang akan dipelajari. Anak- anak bisa belajar dirumah bersama dengan orang tua tentag silsilah keluarga mereka masing-masing. Di akhir pelajaran guru dapat memberi tugas rumah berupa pembuatan silsilah keluarga yang urutanya sudah dipersiapkan oleh guru sebagai evaluasi.

Artikel Terkait

4 comments:

  1. Kalawo menurutku, itu pembelajarannya belum ada diskusi kelompok mas, jadi salah satu kelemahannya "mungkin" itu sehingga sampai 60% nilainya < NR, kelemahan yang lain adalah di sini belon ditulisken pertanyaan (soal) yang diberiken bu Prapti. :lol:

    ReplyDelete
  2. oke pak terimaksih,,,,anda ngajar dmn pak,,?kok rumahe krebet,,?
    saya ngajar di sd kedungwinong 01

    ReplyDelete
  3. makasih... ini sangat mmbantu dlam tugas kuliahku..
    sdah cakep, pnter lagi

    ReplyDelete
  4. sama- sama,,,
    semoga bermanfaat n membuat anda sukses,,,

    ReplyDelete

Terimakasih telah memberikan komentar di web ini. Semoga membantu dan bermanfaat.