Profile Penulis

Dalam sebuah perjalan setiap orang pasti mempunya cerita suka dan duka. kami sedikit menyampaikan sekilas perjalanan hidup kami agar dapat menjadi motovasi peserta didik dan orang lain. Sebuah kisah nyata yang benar benar terjadi dan kami alami.

Sholat Berjamaah

Selain menjarkan tentang materi pendidikan seorang guru juga di tuntuk untuk mengajarkan kebiasaan yang baik tentang keagamaan. Dengan membiasakan anak sholat berjamaah di masjid akan membentuk karakter anak yang baik.

Pembelajaran Berbasis Tehnologi dan Informasi

Perkembangan tekhnologi di dunia ini semakin cepat. Seorang pendidikan di wajibkan mengikutu perkembangan tekhnologi pendidikan khusus nya dalam pengajaran.Manfaat menggunakan tehnologi pendidikan sangat banyak sekali

Pembelajaran Pendekatan Saintifik

Untuk meningkatkan prestasi siswa siswi banyak sekali pendekatan dan metode pembelajaran yang di gunakan. Salah satu pendekatan yang kami gunakan yaitu pendekatan Saintifik. Pembelajaran pendekatan Saintifik yaitu kegiatan yang dilakukan melalui proses mengamati, menanya, mencoba, mengasosiasi, dan mengomunikasikan.

Pendampingan Bakat dan Minat

Dalam sekolah/ pendidikan walau status kita bukan seorang guru olah raga kita boleh membantu guru olah raga untuk meningkatkan kelebihan kepada siswa kita. salah satunya asalah dengan memberikan tehnik tehnik bermain sepak bola. dalam memberikan tehnik tentunya kita harus berkoordinasi dengan guru sepak bola untuk bisa saling berkolaborasi.

Friday, April 15, 2022

Asas Pendidikan Ki Hadjar Dewantara

 



Asas Pendidikan Ki Hadjar Dewantara

Ki Hadjar Dewantara (KHD) membedakan kata Pendidikan dan Pengajaran dalam memahami arti dan tujuan Pendidikan. Menurut KHD, pengajaran (onderwijs) adalah bagian dari Pendidikan. Pengajaran merupakan proses Pendidikan dalam memberi ilmu atau berfaedah untuk kecakapan hidup anak secara lahir dan batin. Sedangkan Pendidikan (opvoeding) memberi tuntunan terhadap segala kekuatan kodrat yang dimiliki anak agar ia mampu mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang setinggi-tingginya baik sebagai seorang manusia maupun sebagai anggota masyarakat. Jadi menurut KHD (2009),  “pendidikan dan pengajaran merupakan usaha persiapan dan persediaan untuk segala kepentingan hidup manusia, baik dalam hidup bermasyarakat maupun hidup berbudaya dalam arti yang seluas-luasnya”.

Pendidikan adalah tempat persemaian benih-benih kebudayaan dalam masyarakat. KHD memiliki keyakinan bahwa untuk menciptakan manusia Indonesia yang beradab maka pendidikan menjadi salah satu kunci utama untuk mencapainya. Pendidikan dapat menjadi ruang berlatih dan bertumbuhnya nilai-nilai kemanusiaan yang dapat diteruskan atau diwariskan.

Dasar-Dasar Pendidikan Pemikiran Ki Hajar Dewantara


 

Dasar-Dasar Pendidikan

Ki Hadjar menjelaskan bahwa tujuan pendidikan yaitu: "menuntun segala kodrat yang ada pada anak-anak, agar mereka dapat mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang setinggi-tingginya baik sebagai manusia maupun sebagai anggota masyarakat. Oleh sebab itu, pendidik itu hanya dapat  menuntun tumbuh atau hidupnya kekuatan kodrat yang ada pada anak-anak, agar dapat memperbaiki lakunya (bukan dasarnya) hidup dan  tumbuhnya kekuatan kodrat anak”

Dalam menuntun laku dan pertumbuhan kodrat anak, KHD mengibaratkan peran pendidik seperti seorang petani atau tukang kebun. Anak-anak itu seperti biji tumbuhan yang disemai dan ditanam oleh pak tani atau pak tukang kebun di lahan yang telah disediakan. Anak-anak itu bagaikan bulir-bulir jagung yang ditanam. Bila biji jagung ditempatkan di tanah yang subur dengan mendapatkan sinar matahari dan pengairan yang baik maka meskipun biji jagung adalah bibit jagung yang kurang baik (kurang berkualitas) dapat tumbuh dengan baik karena perhatian dan perawatan dari pak tani.  Demikian sebaliknya, meskipun biji jagung itu disemai adalah bibit berkualitas baik namun tumbuh di lahan yang gersang dan tidak mendapatkan pengairan dan cahaya matahari serta ‘tangan dingin’ pak tani, maka biji jagung itu mungkin tumbuh namun tidak akan optimal.

Dalam proses ‘menuntun’ anak diberi kebebasan namun pendidik sebagai ‘pamong’ dalam memberi tuntunan dan arahan agar anak tidak kehilangan arah dan membahayakan dirinya. Seorang ‘pamong’ dapat memberikan ‘tuntunan’ agar anak dapat menemukan kemerdekaannya dalam belajar.

KHD juga mengingatkan para pendidik untuk tetap terbuka namun tetap waspada terhadap perubahan-perubahan yang terjadi, “waspadalah, carilah barang-barang yang bermanfaat untuk kita, yang dapat menambah kekayaan kita dalam hal kultur lahir atau batin. Jangan hanya meniru. Hendaknya barang baru tersebut dilaraskan lebih dahulu”. KHD menggunakan ‘barang-barang’ sebagai simbol dari tersedianya hal-hal yang dapat kita tiru, namun selalu menjadi pertimbangan bahwa Indonesia juga memiliki potensi-potensi kultural yang dapat dijadikan sebagai sumber belajar.

Pemikiran Kihajar Dewanatara

Bagaimana sih pemikiran kihajar dewanatara itu ? yuk kita bahas




Ki Hajar Dewantoro (KHD) sejak kecil yaitu filosofi Ing Ngarso Sung Tulodho, Ing Madya Mangun Karso, Tutwuri Handayani. Dulu saya saya pahamnya cuma yang Tut Wuri Handayani. Intinya jadi murid harus nurut sama gurunya. Akhir akhir ini saya mencerna cerna sendiri. Ternyata ketika kita jadi guru itu diibaratkan seperti Ing Ngarso Sung Tulodho. Ketika di depan jadi pemimpin, kita harus bisa jadi teladan bagi siswa dan bagi guru yang lainnya. 

Kemudian ketika kita di tengah tengah siswa maupun komunitas guru, maka kita harus bisa banyak karya, harus bisa kerjasama, harus bisa saling memotivasi.

Akhir akhir ini saya mendengar pemikiran KHD muncul kembali. Terutama dalam masalah merdeka belajar, dan pengajaran yang berpusat pada siswa. 

Untuk merdeka belajar intinya bagaimana membuat anak sejahtera dalam belajar. Bisa maksimal berkarya, kritis, dan kreatif, tanpa ada tekanan. Percaya diri dalam menyampaikan ide idenya. Kemudian mendapatkan guru yabg selalu menghargai karya karyanya. 

Sedangkan yang berpusat pada siswa berarti guru harus menskenario ulang. Jangan sampai guru dominan berbicara dalam pembelajaran. Guru harus banyak melibatkan siswa bahkan banyak memberi kepercayaan pada siswa. Tetapi tetap dengan pembimbingan yang terstruktur. 

Pemikiran KHD ini sangat relevan dengan pembelajaran abad 21 Yang menuntut adanya kolaborasi, komunikasi, kritis, dan kreatif. Jika pendidikan berpusat pada siswa maka 4 hal tersebut akan mudah dimiliki oleh siswa. 

Setiap orang yang memilih dunia Pendidikan menjadi pilihan hidupnya yaitu menjadi guru tentu sangat mengenal nama RM. Soewardi Soerjaningrat atau yang dikenal dengan Ki Hajar Dewantara, sosok inspiratif di dunia Pendidikan Indonesia. Melalui pemikiran beliau yang sangat maju yaitu Pendidikan harus memerdekakan kehidupan manusia. Pendidikan yang harus di sandarkan pada pembentukan jiwa merdeka dan bermafaat bagi masyarakat. Kemerdekaan sebagai syarat dan tujuan membentuk kepribadian dan kemerdekaan batin bangsa Indonesia agar para murid selalu tegak berdiri membela perjuangan bangsanya, hal ini dikarenakan kemerdekaan menjadi tujuan pelaksanaan Pendidikan sehingga sistem pengajaran harus bermanfaat bagi pembangunan jiwa dan raga bangsa, untuk itu menurut Ki Hajar Dewantara bahan-bahan pengajaran harus disesuaikan dengan kebutuhan hidup rakyat, Pendidikan bukan sebagai pemaksanaan namun harus berdasar pada tertib dan damai, tata tenteram dan kelangsungan batin, cinta tanah air dan nasionalisme menjadi prioritas. Karena ketetapan pikiran dan batin itulah yang akan menentukan kualitas seseorang. Karakter yang kuat dan budi pekerti yang luhur dan buah piker untuk maju adalah satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan agar Pendidikan dapat meningkatkan kualitas dan memajukan kesempurnaan hidup, yaitu kehidupan yang selaras dengan perkembangan dan kemajuan jaman dengan tanpa meninggalkan jiwa kebangsaan. Perkambangan dunia yang pesat dan cepat serta pergaulan hidup antar bangsa dengan bangsa lainnya tidak dapat terelakkan. Kebudayaan asing yang berasal dari luar semakin mungkin untuk masuk berakulturasi dengan kebudayaan nasional. Oleh karena itu sebagaimana yang disampaikan Ki Hajar Dewantara hendaklah sebagai anak bangsa kita harus memilah dan memilih mana yang baik untuk menambah kualitas dan kemuliaan hidup dan mana budaya asing yang akan merusak identitas dan jiwa rakyat Indonesia dengan selalu mengingat bahwa semua kemajuan di bidang ilmu pengetahuan harus berorientasi pada pembangunan martabat bangsa. Dalam pandangan Ki Hajar Dewantara pada sisi kehidupan psikologinya, bahwa manusia memiliki daya jiwa yaitu adanya cipta, karsa dan karya. Pengembangan manusia seutuhnya menuntut pengembangan semua daya secara seimbang. Pengembangan yang hanya menitikberatkan pada satu daya saja akan menghasilkan perkembangan manusia yang tidak utuh. Bahwa Pendidikan yang menenkankan pada aspek intelektual saja hanya akan menjauhkan murid dari masyarakatnya. Dan ternyata Pendidikan sampai sekarangpun hanya menekankan pada pengembangan daya cipta dan kurang memperhatikan pengembangan olah rasa dan karsa. Apabila terus berlanjut maka akan menjadikan manusia yang kurang humanis atau manusiawi.

Pendidikan yang teratur adalah yang bersandar pada perkembangan ilmu pengetahuan atau ilmu pendidikan. Ilmu ini tidak boleh berdiri sendiri, ada saling hubungan dengan pengetahuan lain. Ilmu harus berfungsi sebagai pelengkap sempurnanya mutu pendidikan dan pembangunan karakter kebangsaan yang kuat.

Dalam menyelenggarakan pengajaran dan didikan kepada rakyat, Ki Hajar menganjurkan agar kita tetap memperhatikan ilmu jiwa, ilmu jasmani, ilmu keadaban dan kesopanan (etika dan moral), ilmu estetika dan menerapkan cara-cara pendidikan yang membangun karakter.

Seorang pendidik yang baik, kata Ki Hajar Dewantara, harus tahu bagaimana cara mengajar, memahami karakter peserta didik dan mengerti tujuan pengajaran. Agar dapat mewujudkan hasil didikan yang mempunyai pengetahuan yang mumpuni secara intelektual maupun budi pekerti serta semangat membangun bangsa.

Pendidikan nasional saat ini memiliki segudang persoalan. Mulai dari wajah pendidikan yang berwatak pasar dan menyebabkan hilangnya daya kritis tenaga didik terhadap persoalan bangsanya, hingga pemosisian lembaga pendidikan sebagai sarana menaikkan strata sosial dan ajang mencari ijazah belaka.

Di samping itu, kandungan pendidikan dan pengajaran sekarang ini tidak memuat nilai-nilai kebangsaan. Pendidikan kini hanya melahirkan sikap individualisme, hedonisme dan hilangnya jiwa merdeka. Hasil pendidikan seperti ini tidak dapat diharapkan membangun kehidupan bangsa dan negara bermartabat.

Nah, di sinilah relevansi pemikiran Ki Hajar Dewantara di bidang pendidikan: mencerdaskan kehidupan bangsa hanya mungkin diwujudkan dengan pendidikan yang memerdekakan dan membentuk karakter kemanusiaan yang cerdas dan beradab.


Gagasan pendidikan dari KH Dewantoro yang berkaitan dengan pendidikan di Indonesia yang menurut pendapat saya yang masih  relevan  untuk  pendidikan di Indonesia saat ini adalah  TRILOGI Kepemimpinan(Ing Ngarsa Sung Tulodho, Ing Madya Mangun Karsa dan Tut Wuri Handayani) dan TRINGA (Ngreti, Ngrasa, Nglakoni).

Relevansi pemikiran dengan Pendidikan saat ini menggunakan TRILOGI Kepemimpinan adalah  Trilogi kepemimpinan akan melahirkan calon-calon pemimpin bangsa ini yang berkarakter membimbing dengan keteladanan (Ing ngarsa sung tuladha) membina dengan membangun kemauan (Ing madya mangun karsa) memerdekakan untuk berkreativitas dengan tetap memberi kekuatan (Tutwuri Handayani). Jadi pendidik hanya melakukan Tut Wuri Handayani, kecuali masalah-masalah yang dihadapi anak didik tersebut membahayakan dirinya sendiri, baru pendidik mengambil alih tindakan terhadap permasalahan-permasalahan tersebut. Alasan diterapkannya TRINGA adalah sesuai dengan penerapan Kurikulum 2013 yang menekankan pada pandangan afektif, kognitif, dan psikomotor sesuai dengan trilogy ini, yaitu:

Ngreti = memahami dengan akal / pikiran / koqnitif.

Ngrasa = menghayati dengan perasaan / afektif.

Nglakoni = mengamalkan dengan perbuatan / psikomotor Ilmu yang dipelajari akan bermanfaat bila sudah diamalkan (ilmu iku kasiyate kanthi laku).

Saturday, September 4, 2021

Rangkuman Materi Kelas 5 Tema 3 Subtema 1 Makanan Sehat

 Rangkuman materi kelas 5 tema 3 Makanan sehat



Rangkuman materi tematik kelas 5 tema 3 subtema 1 Bagaimana tubuh mengolah makanan. Rangkuman materi kelas 5 tema 3 Makanan sehat. Resume ini kami buat dengan harapan semoga dapat membantu bapak ibu guru untuk lebih mudah memahami materi tematik tema 3 kurikulum 2013 dengan judul “Makanan sehat”. Manfaat dengan adanya Resume ini dapat dijadikan bahan belajar bagi siswa secara online.

Pada kesempatan ini kami akan memposting Rangkuman materi kelas 5 tema 3 subtema 1 Bagimana mengolah makanan, Selanjutnya Rangkuman materi kelas 5 tema 3  subtema 2 Pentingnya makanan sehat bagi tubuh,Rangkuman materi kelas 5 tema 3  subtema 3 Pentingnya menjaga makanan sehat.

Rangkuman materi tematik kelas 5 tema 3 subtema 1 Bagaimana tubuh mengolah makanan Muatan pelajaran PPKN
Keragaman selalu kita temui dalam kehidupan sehari – hari misalnya budaya, adat, suku bangsa, Agama, pekerjaan dan keragaman lainnya. Adanya keragaman dapat membuat kita menjadi bangsa yang kuat. Kita akan menjadi kuat jika terciptanya rasa saling menghargai, menerima perbedaan, dan rasa persatuan dan kesatuan dalam bangsa Indonesia. 
 
Perbedaan Bekerja Seorang Diri dan Kelompok

Saat kita berada disekolah, seringkali kita diminta untuk berkelompok untuk menyelesaikan tugas yang diberikan oleh guru. Didalam kelompok kita seringkali menemui perbedaan diantaranya perbedaan suku dan budaya. Perbedaan yang muncul dari keberagaman memiliki beberapa manfaat. Misalnya:

1. Setiap anggota kelompok dapat saling bertukar pikiran dan pendapatnya mengenai berbagai hal yang dibahas.
2. Saling toleransi dalam menghargai pendapat oranglain.
3. Jika terjadi permasalahan diharapkan kita mampu menyelesaikan dengan kebersamaan.

Rangkuman materi tematik kelas 5 tema 3 subtema 1 Bagaimana tubuh mengolah makanan Muatan pelajaran Bahasa Indonesia

Kata Kunci adalah sebuah kata yang digunakan sebagai kunci atau kode untuk menghubungkan ke kata lain atau infromasi lain.

Ciri-ciri kata kunci 
1. Terdiri dari satu atau dua kata yang membentuk frase kata
2. Mengandung kata yang unik yang terdapat dalam ebuah bacaan
3. Mewakili sebagian besar /keseluruhan topik/konsep/informasi dari sebuah bacaan

Iklan memiliki fungsi untuk mem promosikan sesuatu. Di dalam iklan terdapat kata kunci serta gambar yang mendukung kata kunci tersebut.

Kalimat yang menarik dan mudah dipahami  serta gambar yang menarik menjadi hal penting dalam sebuah iklan. Kalimat yang bersifat persuasif atau mengajak sangat penting untuk ditampilkan. Kalimat tersebut bertujuan untuk menarik minat pembaca akan maksud yang ingin disampaikan dalam suatu iklan.

Rangkuman materi tematik kelas 5 tema 3 subtema 1 Bagaimana tubuh mengolah makanan Muatan pelajaran IPA

sistem pencernaan makanan pada hewan ruminansia
Hewan ruminansia adalah kelompok hewan mamalia yang biasa memamah (memakan) dua kali dan dikenal dengan hewan memamah biak. 
Contoh hewan ruminansia ialah sapi, kerbau, rusa, domba, kambing, dan kijang. 
Pada hewan ruminansia terdapat empat bagian lambung dengan fungsi yang spesifik. Selain itu, pencernaan makanan pada hewan ruminansia dibantu oleh beberapa mikrob (bakteri dan protozoa). Mikrob tersebut dapat membantu mencerna rumput

Mekanisme pencernaan makanan pada hewan ruminansia
Lambung sapi terdiri atas empat bagian, yaitu rumen, retikulum, omasum dan abomasum. Oleh karena itu, sapi dikatakan memiliki empat perut.

Berikut bagian-bagian dari lambung sapi

Rumen (Perut besar) Tempat terjadinya pencernaan dengan bantuan mikroba (bakteri). Di sini makanan dicerna hingga menjadi bubur dengan gerakan mengaduk yang dilakukan oleh dinding rumen. Pada saat sapi beristirahat, makanan kembali ke mulut dan dikunyah kembali. Setelah dikunyah untuk yang kedua kalinya, makanan masuk ke retikulum (perut jala).

Retikulum (Perut jala) : Di dalam retikulum, makanan kembali mengalami proses fermentasi dengan bantuan bakteri anaerob dan protozoa. Di dalam bagian perut ini, terjadi proses absorpsi dan penyaringan benda-benda asing yang masuk bersama makanan sehingga tidak masuk ke omasum (perut kitab).

Omasum (perut kitab) : Di dalam omasum, makanan dicerna dengan bantuan enzim pencernaan. Selanjutnya, makanan masuk ke abomasum.

Abomasum (Perut masam)  :  Perut bagian inilah yang sebenarnya disebut dengan lambung. Di sini makanan dicerna dengan bantuan enzim pencernaan pepsin yang dihasilkan oleh abomasum.
Setelah melewati seluruh proses pencernaan makanan di dalam abomasum, makanan bergerak menuju usus halus. Panjang usus halus seekor sapi dewasa dapat mencapai 40 meter. Di dalam usus halus, terjadi proses absorpsi dan fermentasi. Selanjutnya, sisa-sisa makanan akan dikeluarkan melalui anus.





Sistem pencernaan pada manusia

Organ pencernaan pada manusia terdiri atas mulut, Kerongkongan, Lambung, Usus halus, Usus besar dan Anus.

Sistem pencernaan pada tubuh manusia berfungsi untuk menghancurkan makanan yang masuk ke dalam  tubuh. Makanan yang semula dalam bentuk kasar dapat  berubah menjadi bentuk yang lebih halus dengan bantuan gigi dan enzim. Dalam hal ini, enzim pencernaan dapat mempermudah proses penyerapan sari makanan. 
Sistem pencernaan juga berfungsi untuk membuang sisa–sisa makanan yang sudah tidak diperlukan tubuh. Keberadaan zat-zat sisa tersebut dapat menjadi racun bagi tubuh manusia jika tidak dikeluarkan.

Berikut ini adalah proses pencernaan makanan pada manusia. 
1. Proses memasukkan makanan ke mulut.  
2. Proses mengunyah makanan dengan menggunakan gigi.
3. Proses menelan makanan di kerongkongan.
4. Proses pemecahan makanan dari zat yang kompleks  menjadi molekul–molekul yang lebih sederhana dengan bantuan enzim yang ada di lambung.
5. Proses penyerapan sari-sari makanan yang terjadi di usus halus.
6. Proses pengeluaran sisa-sisa makanan yang sudah tidak diperlukan oleh tubuh melalui organ anus.

Rangkuman materi tematik kelas 5 tema 3 subtema 1 Bagaimana tubuh mengolah makanan Muatan pelajaran IPS

Interaksi sosial adalah hubungan-hubungan sosial yang menyangkut  hubungan antarindividu, individu dengan kelompok, dan kelompok dengan  kelompok. Interaksi sosial amat dibutuhkan untuk kehidupan bersama sebab individu tidak dapat hidup tanpa individu lainnya.

Interaksi dengan lingkungan hidup merupakan interaksi antara manusia dengan lingkungan yang terbentuk secara alami. Gunung, sungai, rawa, merupakan contoh-contoh lingkungan alam.

Rangkuman materi tematik kelas 5 tema 3 subtema 1 Bagaimana tubuh mengolah makanan Muatan pelajaran SBDP

Berikut ini adalah ciri-ciri lagu dengan tangga nada mayor:
 • Lagunya bersifat riang gembira
 • Terdengar bersemangat
 • Umumnya diawali dan diakhiri dengan nada do

Berikut ini adalah ciri-ciri lagu dengan tangga nada minor:
 • Lagunya bersifat sedih
 • Terdengar kurang bersemangat
 • Umumnya diawali dan diakhiri  dengan nada La

Friday, September 3, 2021

Materi Kelas 5 Tema 2 Subtema 3

 Materi Kelas 5 Tema 2 Subtema 3



Selamat pagi anak- anak. disini pak guru akan menyampaikan rangkuman materti tema 2 Subtema 3 ya.

Rangkuman materi tematik kelas 5 tema 2 subtema 3 Memelihara kesehatan organ pernapasan manusia sesuai kurikulum 2013

Rangkuman materi kelas 5 tema 2 subtema 3 Memelihara kesehatan manusia. Rangkuman materi kelas 5 tema 2 Udara bersih bagi kesehatan. Resume ini kami buat dengan harapan semoga dapat membantu bapak ibu guru untuk lebih mudah memahami materi tematik tema 1 kurikulum 2013 dengan judul “Udara bersih bagi kesehatan”. Manfaat dengan adanya Resume ini dapat dijadikan bahan belajar bagi peserta didik  untuk belajar dalam mengahadapi penilaian harian. Dan bagi bapak ibu guru rangkuman materi tema 2 kurikulum 2013 ini dapat dijadikan referensi pembuatan kisi-kisi soal. 

Rangkuman materi tematik kelas 5 tema 2 subtema 3 Memelihara kesehatan organ pernapasan manusia Muatan pelajaran PPKN

Menghargai kegiatan usaha ekonomi orang lain

1. Setiap pelaku kegiatan ekonomi memiliki peran masing masing yang saling menguntungkan
2. Sebagai mahluk sosial, Manusia akan berinteraksi dengan manusia lainnya
3. Sebagai mahluk ekonomi manusia akan melakukan kegiatan ekonomi dalam memenuhi kebutuhan hidupnya
4. Dalam kehidupan sehari-hari, baik sebagai mahluk sosial maupun mahluk ekonomi, Manusia hendaknya memiliki etika moral dengan menghargai setiap kegiatan ekonomi yang dilakukan orang lain.

Rangkuman materi tematik kelas 5 tema 2 subtema 3 Memelihara kesehatan organ pernapasan manusia Muatan pelajaran IPA

Berikut ini beberapa bahaya kabut asap bagi kesehatan.
1. Kabut asap dapat menyebabkan iritasi pada mata, hidung, dan  tenggorokan.
2. Kabut asap dapat menyebabkan reaksi alergi, peradangan, dan mungkin  juga infeksi.
3. Kabut asap dapat memperburuk penyakit asma dan penyakit paru kronis  lain, seperti bronkitis kronik.
4. Kabut asap dapat menyebabkan kemampuan kerja paru berkurang dan  menyebabkan seseorang mudah lelah dan mengalami kesulitan bernapas.
5. Kabut asap dapat menyebabkan orang lanjut usia dan anak-anak  yang memiliki daya tahan tubuh rendah akan lebih mudah mengalami gangguan kesehatan.
6. Kabut asap dapat mengurangi kemampuan tubuh dalam mengatasi infeksi paru-paru dan saluran pernapasan, sehingga lebih mudah terjadi  infeksi.
7. Kabut asap dapat memperburuk penyakit pernapasan yang sudah ada.
8. Kabut asap menyebabkan polusi pada air bersih, tanaman sayuran, buah- buahan, dan makanan yang tidak ditutup.
9. Kabut asap memperburuk kondisi lingkungan sehingga infeksi saluran  pernapasan akut (ISPA) akan mudah terjadi.

Bagaimana kita melindungi diri dari kabut asap?

1. Hindari atau kurangi aktivitas di luar rumah/gedung, terutama bagi mereka yang menderita penyakit jantung dan gangguan pernapasan.
2. Selalu memakai masker jika harus pergi ke luar rumah/gedung. 
3. Minumlah air putih lebih banyak dan lebih sering 
4. Segeralah berobat ke dokter atau sarana pelayanan kesehatan terdekat
bila mengalami kesulitan bernapas atau gangguan kesehatan lain.
5. Segera lakukan perilaku hidup bersih sehat (PHBS) seperti makan makanan bergizi, banyak minum, banyak mengonsumsi buah, jangan dekat-dekat orang merokok, dan istirahat cukup.
6. Upayakan agar asap dari luar tidak masuk ke dalam rumah/gedung.
7. Tempat penampungan air minum dan makanan harus ditutup dan  terlindung dengan baik.
8. Buah-buahan dan sayuran dicuci sebelum dikonsumsi. Bahan makanan  dan minuman yang dimasak perlu dimasak dengan baik.

Rangkuman materi tematik kelas 5 tema 2 subtema 3 Memelihara kesehatan organ pernapasan manusia Muatan pelajaran IPS

Cara menghargai kegiatan usaha ekonomi antara lain sebagai berikut.

1. Menumbuhkan persaingan usaha yang sehat dalam kegiatan perekonomian.
2. Menghormati usaha ekonomi orang lain dengan tidak iri atas keberhasilannya.
3. Menjunjung tinggi setiap jenis pekerjaan yang dilakukan orang lain.
4. Meneladani keberhasilan orang lain dengan meniru sikap positif orang tersebut.

Rangkuman materi tematik kelas 5 tema 2 subtema 3 Memelihara kesehatan organ pernapasan manusia Muatan pelajaran SBDP

Ciri-ciri karya gambar cerita

1. Memuat gambar lenoh banyak dari pada teks cerita
2. Gambar gambar yang ada menceritakan urutan peristiwa

Langkah-langkah membuat gambar cerita

1. Persiapan Bahan dan Alat
 Sebelum menyiapkan bahan dan alat, sebaiknya kamu tentukan dahulu  jenis teknik yang akan kamu gunakan, teknik basah atau teknik kering? Setelah itu, persiapkan alat dan bahannya sesuai teknik yang digunakan.  Alat dan bahan untuk ewarnai gambar

2. Pembuatan Sketsa
 Setelah menentukan tema langkah, selanjutnya adalah membuat sketsa.  Sketsa sebaiknya dibuat lebih dari satu agar kita dapat memilih yang terbaik. 

3. Penyempurnaan Gambar
 Dari beberapa sketsa yang dibuat dapat dipilih satu sketsa yang  menurutmu paling baik. Kemudian, sempurnakan dengan menghapus garis-garis yang tidak perlu dan menambah garis atau coretan yang dirasa perlu agar gambar tampak lebih hidup. Jika sudah mantap warnai gambarmu dengan baik.



Semoga rangkuman materi tematik kelas 5 tema 2 subtema 3 Memelihara kesehatan organ pernapasan manusia bagi bapak/ibu guru serta adik-adik. Dan jangan lupa memberikan saran dan komentar pada kolom yang tersedia demi kemajuan website kami.