Profile Penulis

Dalam sebuah perjalan setiap orang pasti mempunya cerita suka dan duka. kami sedikit menyampaikan sekilas perjalanan hidup kami agar dapat menjadi motovasi peserta didik dan orang lain. Sebuah kisah nyata yang benar benar terjadi dan kami alami.

Sholat Berjamaah

Selain menjarkan tentang materi pendidikan seorang guru juga di tuntuk untuk mengajarkan kebiasaan yang baik tentang keagamaan. Dengan membiasakan anak sholat berjamaah di masjid akan membentuk karakter anak yang baik.

Pembelajaran Berbasis Tehnologi dan Informasi

Perkembangan tekhnologi di dunia ini semakin cepat. Seorang pendidikan di wajibkan mengikutu perkembangan tekhnologi pendidikan khusus nya dalam pengajaran.Manfaat menggunakan tehnologi pendidikan sangat banyak sekali

Pembelajaran Pendekatan Saintifik

Untuk meningkatkan prestasi siswa siswi banyak sekali pendekatan dan metode pembelajaran yang di gunakan. Salah satu pendekatan yang kami gunakan yaitu pendekatan Saintifik. Pembelajaran pendekatan Saintifik yaitu kegiatan yang dilakukan melalui proses mengamati, menanya, mencoba, mengasosiasi, dan mengomunikasikan.

Pendampingan Bakat dan Minat

Dalam sekolah/ pendidikan walau status kita bukan seorang guru olah raga kita boleh membantu guru olah raga untuk meningkatkan kelebihan kepada siswa kita. salah satunya asalah dengan memberikan tehnik tehnik bermain sepak bola. dalam memberikan tehnik tentunya kita harus berkoordinasi dengan guru sepak bola untuk bisa saling berkolaborasi.

Showing posts with label Sakit Pada Empedu. Show all posts
Showing posts with label Sakit Pada Empedu. Show all posts

Friday, November 22, 2013

Atresia Bilier

Atresia Bilier

  

DEFINISI

Atresia Bilier adalah suatu keadaan dimana saluran empedu tidak terbentuk atau tidak berkembang secara normal.Fungsi dari sistem empedu adalah membuang limbah metabolik dari hati dan mengangkut garam empedu yang diperlukan untuk mencerna lemak di dalam usus halus.Pada atresia bilier terjadi penyumbatan aliran empedu dari hati ke kandung empedu. Hal ini bisa menyebabkan kerusakan hati dan sirosis hati, yang jika tidak diobati bisa berakibat fatal. 

PENYEBAB

Atresia bilier terjadi karena adanya perkembangan abnormal dari saluran empedu di dalam maupun diluar hati. Tetapi penyebab terjadinya gangguan perkembangan saluran empedu ini tidak diketahui.Atresia bilier ditemukan pada 1 dari 15.000 kelahiran. 

GEJALA

Gejala biasanya timbul dalam waktu 2 minggu setelah lahir, yaitu berupa:Air kemih bayi berwarna gelapTinja berwarna pucatKulit berwarna kuningBerat badan tidak bertambah atau penambahan berat badan berlangsung lambatHati membesar.Pada saat usia bayi mencapai 2-3 bulan, akan timbul gejala berikut:Gangguan pertumbuhanGatal-gatalRewelTekanan darah tinggi pada vena porta (pembuluh darah yang mengangkut darah dari lambung, usus dan limpa ke hati)

DIAGNOSA

Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan fisik.Pada pemeriksaan perut, hati teraba membesar.Pemeriksaan yang biasa dilakukan:Pemeriksaan darah (terdapat peningkatan kadar bilirubin)USG perutRontgen perut (tampak hati membesar)KolangiogramBiopsi hatiLaparotomi (biasanya dilakukan sebelum bayi berumur 2 bulan).PENGOBATANProsedur yang terbaik adalah mengganti saluran empedu yang mengalirkan empedu ke usus. Tetapi prosedur ini hanya mungkin dilakukan pada 5-10% penderita.Untuk melompati atresia bilier dan langsung menghubungkan hati dengan usus halus, dilakukan pembedahan yang disebutprosedur Kasai.Pembedahan akan berhasil jika dilakukan sebelum bayi berusia 8 minggu.Biasanya pembedahan ini hanya merupakan pengobatan sementara dan pada akhirnya perlu dilakukan pencangkokan hati.Sumber : www.medicastore.com

Atresia Bilier


DEFINISI


Atresia Bilier adalah suatu keadaan dimana saluran empedu tidak terbentuk atau tidak berkembang secara normal.Fungsi dari sistem empedu adalah membuang limbah metabolik dari hati dan mengangkut garam empedu yang diperlukan untuk mencerna lemak di dalam usus halus.Pada atresia bilier terjadi penyumbatan aliran empedu dari hati ke kandung empedu. Hal ini bisa menyebabkan kerusakan hati dan sirosis hati, yang jika tidak diobati bisa berakibat fatal.


PENYEBAB


Atresia bilier terjadi karena adanya perkembangan abnormal dari saluran empedu di dalam maupun diluar hati. Tetapi penyebab terjadinya gangguan perkembangan saluran empedu ini tidak diketahui.Atresia bilier ditemukan pada 1 dari 15.000 kelahiran.


GEJALA


Gejala biasanya timbul dalam waktu 2 minggu setelah lahir, yaitu berupa:Air kemih bayi berwarna gelapTinja berwarna pucatKulit berwarna kuningBerat badan tidak bertambah atau penambahan berat badan berlangsung lambatHati membesar.Pada saat usia bayi mencapai 2-3 bulan, akan timbul gejala berikut:Gangguan pertumbuhanGatal-gatalRewelTekanan darah tinggi pada vena porta (pembuluh darah yang mengangkut darah dari lambung, usus dan limpa ke hati)


DIAGNOSA


Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan fisik.Pada pemeriksaan perut, hati teraba membesar.Pemeriksaan yang biasa dilakukan:Pemeriksaan darah (terdapat peningkatan kadar bilirubin)USG perutRontgen perut (tampak hati membesar)KolangiogramBiopsi hatiLaparotomi (biasanya dilakukan sebelum bayi berumur 2 bulan).PENGOBATANProsedur yang terbaik adalah mengganti saluran empedu yang mengalirkan empedu ke usus. Tetapi prosedur ini hanya mungkin dilakukan pada 5-10% penderita.Untuk melompati atresia bilier dan langsung menghubungkan hati dengan usus halus, dilakukan pembedahan yang disebutprosedur Kasai.Pembedahan akan berhasil jika dilakukan sebelum bayi berusia 8 minggu.Biasanya pembedahan ini hanya merupakan pengobatan sementara dan pada akhirnya perlu dilakukan pencangkokan hati.Sumber : www.medicastore.com

Atresia Bilier

  

DEFINISI

Atresia Bilier adalah suatu keadaan dimana saluran empedu tidak terbentuk atau tidak berkembang secara normal.Fungsi dari sistem empedu adalah membuang limbah metabolik dari hati dan mengangkut garam empedu yang diperlukan untuk mencerna lemak di dalam usus halus.Pada atresia bilier terjadi penyumbatan aliran empedu dari hati ke kandung empedu. Hal ini bisa menyebabkan kerusakan hati dan sirosis hati, yang jika tidak diobati bisa berakibat fatal. 

PENYEBAB

Atresia bilier terjadi karena adanya perkembangan abnormal dari saluran empedu di dalam maupun diluar hati. Tetapi penyebab terjadinya gangguan perkembangan saluran empedu ini tidak diketahui.Atresia bilier ditemukan pada 1 dari 15.000 kelahiran. 

GEJALA

Gejala biasanya timbul dalam waktu 2 minggu setelah lahir, yaitu berupa:Air kemih bayi berwarna gelapTinja berwarna pucatKulit berwarna kuningBerat badan tidak bertambah atau penambahan berat badan berlangsung lambatHati membesar.Pada saat usia bayi mencapai 2-3 bulan, akan timbul gejala berikut:Gangguan pertumbuhanGatal-gatalRewelTekanan darah tinggi pada vena porta (pembuluh darah yang mengangkut darah dari lambung, usus dan limpa ke hati)

DIAGNOSA

Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan fisik.Pada pemeriksaan perut, hati teraba membesar.Pemeriksaan yang biasa dilakukan:Pemeriksaan darah (terdapat peningkatan kadar bilirubin)USG perutRontgen perut (tampak hati membesar)KolangiogramBiopsi hatiLaparotomi (biasanya dilakukan sebelum bayi berumur 2 bulan).PENGOBATANProsedur yang terbaik adalah mengganti saluran empedu yang mengalirkan empedu ke usus. Tetapi prosedur ini hanya mungkin dilakukan pada 5-10% penderita.Untuk melompati atresia bilier dan langsung menghubungkan hati dengan usus halus, dilakukan pembedahan yang disebutprosedur Kasai.Pembedahan akan berhasil jika dilakukan sebelum bayi berusia 8 minggu.Biasanya pembedahan ini hanya merupakan pengobatan sementara dan pada akhirnya perlu dilakukan pencangkokan hati.Sumber : www.medicastore.com