Profile Penulis

Dalam sebuah perjalan setiap orang pasti mempunya cerita suka dan duka. kami sedikit menyampaikan sekilas perjalanan hidup kami agar dapat menjadi motovasi peserta didik dan orang lain. Sebuah kisah nyata yang benar benar terjadi dan kami alami.

Sholat Berjamaah

Selain menjarkan tentang materi pendidikan seorang guru juga di tuntuk untuk mengajarkan kebiasaan yang baik tentang keagamaan. Dengan membiasakan anak sholat berjamaah di masjid akan membentuk karakter anak yang baik.

Pembelajaran Berbasis Tehnologi dan Informasi

Perkembangan tekhnologi di dunia ini semakin cepat. Seorang pendidikan di wajibkan mengikutu perkembangan tekhnologi pendidikan khusus nya dalam pengajaran.Manfaat menggunakan tehnologi pendidikan sangat banyak sekali

Pembelajaran Pendekatan Saintifik

Untuk meningkatkan prestasi siswa siswi banyak sekali pendekatan dan metode pembelajaran yang di gunakan. Salah satu pendekatan yang kami gunakan yaitu pendekatan Saintifik. Pembelajaran pendekatan Saintifik yaitu kegiatan yang dilakukan melalui proses mengamati, menanya, mencoba, mengasosiasi, dan mengomunikasikan.

Pendampingan Bakat dan Minat

Dalam sekolah/ pendidikan walau status kita bukan seorang guru olah raga kita boleh membantu guru olah raga untuk meningkatkan kelebihan kepada siswa kita. salah satunya asalah dengan memberikan tehnik tehnik bermain sepak bola. dalam memberikan tehnik tentunya kita harus berkoordinasi dengan guru sepak bola untuk bisa saling berkolaborasi.

Showing posts with label Diagnosa Atrial Septal Defect ( ASD ). Show all posts
Showing posts with label Diagnosa Atrial Septal Defect ( ASD ). Show all posts

Saturday, November 23, 2013

Atrial Septal Defect ( ASD )

Defek Septum Atrium (ASD, Atrial Septal Defect)  

DEFINISI

Defek Septum Atrium (ASD, Atrial Septal Defect) adalah suatu lubang pada dinding (septum) yang memisahkan jantung bagian atas (atrium kiri dan atrium kanan)

PENYEBAB

ASD merupakan suatu kelainan jantung bawaan.Dalam keadaan normal, pada peredaran darah janin terdapat suatu lubang diantara atrium kiri dan kanan sehingga darah tidak perlu melewati paru-paru. Pada saat bayi lahir, lubang ini biasanya menutup. Jika lubang ini tetap terbuka, darah terus mengalir dari atrium kiri ke atrium kanan (shunt).Penyebab dari tidak menutupnya lubang pada septum atrium ini tidak diketahui.

GEJALA

Gejalanya bisa berupa:Sering mengalami infeksi saluran pernafasanDispneu (kesulitan dalam bernafas)Sesak nafas ketika melakukan aktivitasJantung berdebar-debar (palpitasi).Pada kelainan yang sifatnya ringan sampai sedang, mungkin sama sekali tidak ditemukan gejala atau gejalanya baru timbul pada usia pertengahan.

DIAGNOSA

Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan fisik:Denyut arteri pulmonalis dapat diraba di dadaPemeriksaan dengan stetoskopmenunjukkan bunyi jantung yang abnormal. Bisa terdengar murmurakibat peningkatan aliran darah yang malalui katup pulmonalisTanda-tanda gagal jantung.Jika shuntnya besar, murmur juga bisa terdengar akibat peningkatan aliran darah yang mengalir melalui katup trikuspidalis.Pemeriksaan yang biasa dilakukan:Rontgen dadaEkokardiografiDoppler berwarnaEkokardiografi transesofagealKateterisasi jantungAngiografi koroner (untuk penderita diatas 35 tahun)MRI dadaEKG menunjukkan adanya fibrilasi atrium atau pembesaran atrium kanan.

PENGOBATAN

Menutup ASD pada masa kanak-kanak bisa mencegah terjadinya kelainan yang serius di kemudian hari.Jika gejalanya ringan atau tidak ada gejala, tidak perlu dilakukan pengobatan.Jika lubangnya besar atau terdapat gejala, dilakukan pembedahan untuk menutup ASD.Pengobatan pencegahan dengan antibiotik sebaiknya diberikan setiap kali sebelum penderita menjalani tindakan pencabutan gigi untuk mengurangi resiko terjadinyaendokarditis infektifSumber : www.medicastore.com

Defek Septum Atrium (ASD, Atrial Septal Defect)


DEFINISI


Defek Septum Atrium (ASD, Atrial Septal Defect) adalah suatu lubang pada dinding (septum) yang memisahkan jantung bagian atas (atrium kiri dan atrium kanan)


PENYEBAB


ASD merupakan suatu kelainan jantung bawaan.Dalam keadaan normal, pada peredaran darah janin terdapat suatu lubang diantara atrium kiri dan kanan sehingga darah tidak perlu melewati paru-paru. Pada saat bayi lahir, lubang ini biasanya menutup. Jika lubang ini tetap terbuka, darah terus mengalir dari atrium kiri ke atrium kanan (shunt).Penyebab dari tidak menutupnya lubang pada septum atrium ini tidak diketahui.


GEJALA


Gejalanya bisa berupa:Sering mengalami infeksi saluran pernafasanDispneu (kesulitan dalam bernafas)Sesak nafas ketika melakukan aktivitasJantung berdebar-debar (palpitasi).Pada kelainan yang sifatnya ringan sampai sedang, mungkin sama sekali tidak ditemukan gejala atau gejalanya baru timbul pada usia pertengahan.


DIAGNOSA


Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan fisik:Denyut arteri pulmonalis dapat diraba di dadaPemeriksaan dengan stetoskopmenunjukkan bunyi jantung yang abnormal. Bisa terdengar murmurakibat peningkatan aliran darah yang malalui katup pulmonalisTanda-tanda gagal jantung.Jika shuntnya besar, murmur juga bisa terdengar akibat peningkatan aliran darah yang mengalir melalui katup trikuspidalis.Pemeriksaan yang biasa dilakukan:Rontgen dadaEkokardiografiDoppler berwarnaEkokardiografi transesofagealKateterisasi jantungAngiografi koroner (untuk penderita diatas 35 tahun)MRI dadaEKG menunjukkan adanya fibrilasi atrium atau pembesaran atrium kanan.


PENGOBATAN


Menutup ASD pada masa kanak-kanak bisa mencegah terjadinya kelainan yang serius di kemudian hari.Jika gejalanya ringan atau tidak ada gejala, tidak perlu dilakukan pengobatan.Jika lubangnya besar atau terdapat gejala, dilakukan pembedahan untuk menutup ASD.Pengobatan pencegahan dengan antibiotik sebaiknya diberikan setiap kali sebelum penderita menjalani tindakan pencabutan gigi untuk mengurangi resiko terjadinyaendokarditis infektifSumber : www.medicastore.com

Defek Septum Atrium (ASD, Atrial Septal Defect)  

DEFINISI

Defek Septum Atrium (ASD, Atrial Septal Defect) adalah suatu lubang pada dinding (septum) yang memisahkan jantung bagian atas (atrium kiri dan atrium kanan)

PENYEBAB

ASD merupakan suatu kelainan jantung bawaan.Dalam keadaan normal, pada peredaran darah janin terdapat suatu lubang diantara atrium kiri dan kanan sehingga darah tidak perlu melewati paru-paru. Pada saat bayi lahir, lubang ini biasanya menutup. Jika lubang ini tetap terbuka, darah terus mengalir dari atrium kiri ke atrium kanan (shunt).Penyebab dari tidak menutupnya lubang pada septum atrium ini tidak diketahui.

GEJALA

Gejalanya bisa berupa:Sering mengalami infeksi saluran pernafasanDispneu (kesulitan dalam bernafas)Sesak nafas ketika melakukan aktivitasJantung berdebar-debar (palpitasi).Pada kelainan yang sifatnya ringan sampai sedang, mungkin sama sekali tidak ditemukan gejala atau gejalanya baru timbul pada usia pertengahan.

DIAGNOSA

Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan fisik:Denyut arteri pulmonalis dapat diraba di dadaPemeriksaan dengan stetoskopmenunjukkan bunyi jantung yang abnormal. Bisa terdengar murmurakibat peningkatan aliran darah yang malalui katup pulmonalisTanda-tanda gagal jantung.Jika shuntnya besar, murmur juga bisa terdengar akibat peningkatan aliran darah yang mengalir melalui katup trikuspidalis.Pemeriksaan yang biasa dilakukan:Rontgen dadaEkokardiografiDoppler berwarnaEkokardiografi transesofagealKateterisasi jantungAngiografi koroner (untuk penderita diatas 35 tahun)MRI dadaEKG menunjukkan adanya fibrilasi atrium atau pembesaran atrium kanan.

PENGOBATAN

Menutup ASD pada masa kanak-kanak bisa mencegah terjadinya kelainan yang serius di kemudian hari.Jika gejalanya ringan atau tidak ada gejala, tidak perlu dilakukan pengobatan.Jika lubangnya besar atau terdapat gejala, dilakukan pembedahan untuk menutup ASD.Pengobatan pencegahan dengan antibiotik sebaiknya diberikan setiap kali sebelum penderita menjalani tindakan pencabutan gigi untuk mengurangi resiko terjadinyaendokarditis infektifSumber : www.medicastore.com